News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peternak Difabel di Jember Sukses Sulap Limbah Makan Bergizi Gratis Jadi Pakan Ternak

Peternak Difabel di Jember Sukses Sulap Limbah Makan Bergizi Gratis Jadi Pakan Ternak

  • account_circle Andika
  • visibility 170
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

  • Sali, seorang warga penyandang disabilitas di Jember, menunjukkan kreativitas luar biasa dengan memanfaatkan sisa makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Limbah organik berupa nasi dan sayur sisa diolah kembali menjadi pakan ternak ayam guna menekan biaya operasional di tengah mahalnya harga pakan pabrikan.
  • Inovasi ini tidak hanya memberikan nilai ekonomi bagi peternak kecil, tetapi juga menjadi solusi efektif dalam menangani masalah sampah makanan di lingkungan sekolah.

Inovasi Pakan Ternak Murah dari Limbah Organik MBG

JEMBER, DESANTARA.CO |– Keterbatasan fisik bukan menjadi penghalang bagi Sali, seorang peternak mandiri di Kabupaten Jember, untuk tetap produktif dan inovatif. Di tengah pelaksanaan program uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar siswa sekolah, Sali melihat peluang besar pada tumpukan sisa makanan yang biasanya terbuang percuma.

Dengan ketelatenan, pria difabel ini mengumpulkan limbah nasi dan sayuran sisa konsumsi siswa untuk diolah menjadi pakan ternak alternatif. Langkah ini terbukti ampuh membantu keberlangsungan usahanya, sekaligus menciptakan ekosistem sirkular ekonomi yang dimulai dari bangku sekolah hingga ke kandang ternak.

Ide kreatif Sali muncul saat ia melihat volume sampah organik dari program MBG di sekolah-sekolah sekitar tempat tinggalnya mulai meningkat. Sebagai peternak ayam kampung, ia kerap mengeluhkan tingginya harga pakan konsentrat di pasar yang seringkali tidak sebanding dengan harga jual ternak.

Berbekal pengetahuan sederhana tentang nutrisi organik, ia mencoba mencampur sisa nasi, lauk pauk, dan sayuran yang masih layak dengan dedak atau bekatul. Hasilnya, ayam-ayam miliknya tetap tumbuh sehat tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pakan pabrikan yang mahal.

“Ini adalah cara saya bertahan. Sayang sekali jika makanan bergizi itu dibuang begitu saja. Meskipun hanya sisa, kandungan nutrisinya masih cukup baik untuk hewan ternak,” ujar Sali saat ditemui di sela aktivitasnya mengolah pakan.

Baginya, inisiatif ini bukan sekadar urusan hemat biaya, melainkan bentuk rasa syukur agar tidak ada makanan yang terbuang sia-sia (food waste). Sali rutin menjemput sisa makanan tersebut dari satuan pendidikan pelaksana MBG, sehingga pihak sekolah pun merasa terbantu karena masalah sampah mereka teratasi.

Langkah Sali ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak sebagai contoh nyata pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan.

Di tengah tantangan fisik yang dihadapinya, ia membuktikan bahwa penyandang disabilitas mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah melalui jalur yang berbeda. Pengolahan limbah MBG ini juga menjadi bahan edukasi bagi warga sekitar bahwa sampah organik jika dikelola dengan tepat bisa menjadi komoditas yang bernilai rupiah.

Ke depan, Sali berharap ada dukungan lebih lanjut, baik dalam bentuk alat pencacah pakan maupun pendampingan teknis agar pakan olahannya bisa bertahan lebih lama melalui proses fermentasi.

Kisahnya menjadi pengingat bahwa di balik setiap program besar pemerintah, selalu ada celah kreativitas bagi masyarakat kecil untuk meningkatkan taraf hidup mereka secara mandiri.

Inisiatif sederhana namun berdampak besar ini diharapkan dapat diduplikasi oleh peternak lain di wilayah Jember dan sekitarnya.

Dengan integrasi yang baik antara program pemerintah dan kebutuhan masyarakat bawah, efisiensi anggaran dan keberlanjutan lingkungan dapat berjalan beriringan tanpa meninggalkan kelompok rentan seperti penyandang disabilitas.

+

Terkait Inovasi Peternak Difabel Jember

1. Bagaimana cara Sali mendapatkan limbah Makan Bergizi Gratis (MBG)? Sali menjalin komunikasi dengan pihak sekolah pelaksana program MBG di Jember untuk mengambil sisa makanan yang tidak habis dikonsumsi oleh siswa secara rutin.

2. Apakah sisa makanan MBG aman untuk pakan ayam? Aman, selama limbah tersebut belum busuk. Sali biasanya memilah sisa nasi dan sayuran kemudian mencampurnya dengan bahan pakan lain seperti dedak untuk menyeimbangkan nutrisinya.

3. Apa keuntungan utama dari pemanfaatan limbah ini? Keuntungan utamanya adalah menekan biaya pembelian pakan pabrikan secara signifikan dan membantu mengurangi volume sampah organik di lingkungan sekolah.

4. Apakah langkah ini bisa dilakukan oleh peternak lain? Sangat bisa. Inovasi ini merupakan solusi praktis bagi peternak skala rumahan untuk mengatasi lonjakan harga pakan ternak dengan memanfaatkan sumber daya di sekitar mereka.

Penulis

Penulis artikel tentang kebijakan publik, peristiwa lokal dan berita pemerintah daerah/pusat, pemerintahan desa dan regulasi regulasi terbaru

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Korupsi Dana BUMDes Kalirejo Pasuruan Kades Dituding Belum Bayar Gaji Perangkat

    Dugaan Korupsi Dana BUMDes Kalirejo Pasuruan Kades Dituding Belum Bayar Gaji Perangkat

    • account_circle Andika
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Skandal Transparansi Keuangan dan Tunggakan Gaji Desa Kalirejo

  • Dampak Dana Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Sekitar

    Transformasi Dana Desa, Menjadi Desa Mandiri dan Sejahtera

    • account_circle Andika
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Dana desa telah menjadi instrumen penting dalam pembangunan di Indonesia. Artikel ini akan mengupas tuntas berbagai dampak positif dana desa terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar, mulai dari infrastruktur hingga ekonomi lokal dan pemberdayaan komunitas.

  • Kades Rejoageng Jombang Lantik Kepala Dusun dan Sekretaris Desa

    Diaksikan Muspika Ploso, Kades Rejoageng Jombang Lantik Kepala Dusun dan Sekretaris Desa

    • account_circle Andika
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Jombang, Desantara.co Disaksikan Muspika Ploso, Kepala Desa Rejoagung Sugeng, melantik dua perangkat desa, masing masing, Erik Pudjianto sebagai Kepala Dusun Rejoagung, dan Setya Angga Dwi Cahyono, sebagai Sekretaris Desa Rejoagung. Hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Ploso Tridoyo Purnomo, S.STP, Forkopimcam Ploso, perangkat desa, BPD, Ketua PKK beserta pengurus, para ketua RT/RW, tokoh agama, serta tokoh […]

  • Dampak Dana Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat

    Dampak Dana Desa, Kesejahteraan Masyarakat Meningkat Pesat

    • account_circle Andika
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sumber membangun desa dari anggaran pusat yang diberikan langsung ke desa, melalui dana desa /APBDes Dana desa dipastikan untuk kesejahteraan semua warga di desa Warga bisa membangun  desanya sendiri melalui dana desa melewati mmusyawarah desa Dana desa digunakan untuk membangun sarana fisik dan prasarana di desa Kesejahteraan masyarakat tergantung dari upaya pemerintahan desa untuk menggunakan […]

  • SPPG YASB Sananwetan Tingkatkan Kualitas Dapur

    SPPG YASB Sananwetan Tingkatkan Kualitas Dapur, Terapkan IPAL Modern Sesuai SOP BGN

    • account_circle Andika
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Desantara.co, Blitar – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) YASB Sananwetan, Kota Blitar, terus melakukan peningkatan kualitas sarana dan prasarana dapur sebagai bentuk komitmen menyukseskan PrProgram Makan Bergizi GratisMBG). Terbaru, SPPG YASB Sananwetan telah menerapkan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) modern yang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Badan Gizi Nasional (BGN). Penerapan IPAL modern […]

  • Belasan Ribu Koperasi Merah Putih Siap Jadi Penopang Ekonomi Warga

    Belasan Ribu Koperasi Merah Putih Siap Jadi Penopang Ekonomi Warga

    • account_circle Andika
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Jakarta — Roda ekonomi kerakyatan kini mulai berputar lebih kencang. Pemerintah baru saja mengonfirmasi bahwa ribuan unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah rampung didirikan dan siap beroperasi di seluruh penjuru tanah air. Tak tanggung-tanggung, angka yang tercatat mencapai 15.845 unit. Data fantastis ini langsung dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya nyata memperkuat ketahanan […]

expand_less