News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peternak Difabel di Jember Sukses Sulap Limbah Makan Bergizi Gratis Jadi Pakan Ternak

Peternak Difabel di Jember Sukses Sulap Limbah Makan Bergizi Gratis Jadi Pakan Ternak

  • account_circle Andika
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

  • Sali, seorang warga penyandang disabilitas di Jember, menunjukkan kreativitas luar biasa dengan memanfaatkan sisa makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Limbah organik berupa nasi dan sayur sisa diolah kembali menjadi pakan ternak ayam guna menekan biaya operasional di tengah mahalnya harga pakan pabrikan.
  • Inovasi ini tidak hanya memberikan nilai ekonomi bagi peternak kecil, tetapi juga menjadi solusi efektif dalam menangani masalah sampah makanan di lingkungan sekolah.

Inovasi Pakan Ternak Murah dari Limbah Organik MBG

JEMBER, DESANTARA.CO |– Keterbatasan fisik bukan menjadi penghalang bagi Sali, seorang peternak mandiri di Kabupaten Jember, untuk tetap produktif dan inovatif. Di tengah pelaksanaan program uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar siswa sekolah, Sali melihat peluang besar pada tumpukan sisa makanan yang biasanya terbuang percuma.

Dengan ketelatenan, pria difabel ini mengumpulkan limbah nasi dan sayuran sisa konsumsi siswa untuk diolah menjadi pakan ternak alternatif. Langkah ini terbukti ampuh membantu keberlangsungan usahanya, sekaligus menciptakan ekosistem sirkular ekonomi yang dimulai dari bangku sekolah hingga ke kandang ternak.

Ide kreatif Sali muncul saat ia melihat volume sampah organik dari program MBG di sekolah-sekolah sekitar tempat tinggalnya mulai meningkat. Sebagai peternak ayam kampung, ia kerap mengeluhkan tingginya harga pakan konsentrat di pasar yang seringkali tidak sebanding dengan harga jual ternak.

Berbekal pengetahuan sederhana tentang nutrisi organik, ia mencoba mencampur sisa nasi, lauk pauk, dan sayuran yang masih layak dengan dedak atau bekatul. Hasilnya, ayam-ayam miliknya tetap tumbuh sehat tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pakan pabrikan yang mahal.

“Ini adalah cara saya bertahan. Sayang sekali jika makanan bergizi itu dibuang begitu saja. Meskipun hanya sisa, kandungan nutrisinya masih cukup baik untuk hewan ternak,” ujar Sali saat ditemui di sela aktivitasnya mengolah pakan.

Baginya, inisiatif ini bukan sekadar urusan hemat biaya, melainkan bentuk rasa syukur agar tidak ada makanan yang terbuang sia-sia (food waste). Sali rutin menjemput sisa makanan tersebut dari satuan pendidikan pelaksana MBG, sehingga pihak sekolah pun merasa terbantu karena masalah sampah mereka teratasi.

Langkah Sali ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak sebagai contoh nyata pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan.

Di tengah tantangan fisik yang dihadapinya, ia membuktikan bahwa penyandang disabilitas mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah melalui jalur yang berbeda. Pengolahan limbah MBG ini juga menjadi bahan edukasi bagi warga sekitar bahwa sampah organik jika dikelola dengan tepat bisa menjadi komoditas yang bernilai rupiah.

Ke depan, Sali berharap ada dukungan lebih lanjut, baik dalam bentuk alat pencacah pakan maupun pendampingan teknis agar pakan olahannya bisa bertahan lebih lama melalui proses fermentasi.

Kisahnya menjadi pengingat bahwa di balik setiap program besar pemerintah, selalu ada celah kreativitas bagi masyarakat kecil untuk meningkatkan taraf hidup mereka secara mandiri.

Inisiatif sederhana namun berdampak besar ini diharapkan dapat diduplikasi oleh peternak lain di wilayah Jember dan sekitarnya.

Dengan integrasi yang baik antara program pemerintah dan kebutuhan masyarakat bawah, efisiensi anggaran dan keberlanjutan lingkungan dapat berjalan beriringan tanpa meninggalkan kelompok rentan seperti penyandang disabilitas.

+

Terkait Inovasi Peternak Difabel Jember

1. Bagaimana cara Sali mendapatkan limbah Makan Bergizi Gratis (MBG)? Sali menjalin komunikasi dengan pihak sekolah pelaksana program MBG di Jember untuk mengambil sisa makanan yang tidak habis dikonsumsi oleh siswa secara rutin.

2. Apakah sisa makanan MBG aman untuk pakan ayam? Aman, selama limbah tersebut belum busuk. Sali biasanya memilah sisa nasi dan sayuran kemudian mencampurnya dengan bahan pakan lain seperti dedak untuk menyeimbangkan nutrisinya.

3. Apa keuntungan utama dari pemanfaatan limbah ini? Keuntungan utamanya adalah menekan biaya pembelian pakan pabrikan secara signifikan dan membantu mengurangi volume sampah organik di lingkungan sekolah.

4. Apakah langkah ini bisa dilakukan oleh peternak lain? Sangat bisa. Inovasi ini merupakan solusi praktis bagi peternak skala rumahan untuk mengatasi lonjakan harga pakan ternak dengan memanfaatkan sumber daya di sekitar mereka.

Penulis

Penulis artikel tentang kebijakan publik, peristiwa lokal dan berita pemerintah daerah/pusat, pemerintahan desa dan regulasi regulasi terbaru

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Mengawal Dan Mengontrol Penggunaan Dana Desa

    Cara Mengawal dan Mengontrol Penggunaan Dana Desa Efektif

    • account_circle Andika
    • visibility 93
    • 1Komentar

    Dana desa adalah amanah besar bagi kemajuan desa. Pengawasan yang efektif menjadi kunci agar dana tersebut digunakan secara transparan dan akuntabel. Artikel ini akan memandu Anda memahami cara mengawal dan mengontrol penggunaan dana desa dengan langkah-langkah konkret.

  • Village

    Besaran Dana Desa di Jawa Timur, Capai 1 Milyar di Tiap Desa per Tahun

    • account_circle Andika
    • visibility 173
    • 1Komentar

    Dana desa merupakan instrumen vital dalam pembangunan pedesaan di Indonesia. Di Jawa Timur, alokasi dana ini menjadi perhatian utama. Artikel ini akan mengulas secara komprehensif mengenai besaran dan pengelolaan dana desa di provinsi tersebut.

  • Dugaan Korupsi Dana BUMDes Kalirejo Pasuruan Kades Dituding Belum Bayar Gaji Perangkat

    Dugaan Korupsi Dana BUMDes Kalirejo Pasuruan Kades Dituding Belum Bayar Gaji Perangkat

    • account_circle Andika
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Skandal Transparansi Keuangan dan Tunggakan Gaji Desa Kalirejo

  • SPPG YASB Sananwetan Tingkatkan Kualitas Dapur

    SPPG YASB Sananwetan Tingkatkan Kualitas Dapur, Terapkan IPAL Modern Sesuai SOP BGN

    • account_circle Andika
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Desantara.co, Blitar – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) YASB Sananwetan, Kota Blitar, terus melakukan peningkatan kualitas sarana dan prasarana dapur sebagai bentuk komitmen menyukseskan PrProgram Makan Bergizi GratisMBG). Terbaru, SPPG YASB Sananwetan telah menerapkan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) modern yang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Badan Gizi Nasional (BGN). Penerapan IPAL modern […]

  • Korupsi Dana Desa Rp 1 Miliar, Kades Atar Lebar, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Lampung, Ditangkap

    Kades Atar Lebar Ditangkap: Korupsi Dana Desa Rp 1 Miliar Terungkap

    • account_circle Andika
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Kasus korupsi dana desa sebesar Rp 1 miliar yang melibatkan Kades Atar Lebar, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Lampung, menjadi sorotan publik. Penangkapan ini membuka mata kita tentang pentingnya pengawasan ketat terhadap pengelolaan keuangan desa.

  • Warga Sidoharjo Ancam Tempuh Jalur Hukum Akibat Sulitnya Akses Dokumen C Desa

    Warga Sidoharjo Ancam Tempuh Jalur Hukum Akibat Sulitnya Akses Dokumen C Desa

    • account_circle Andika
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Kekecewaan mendalam dirasakan Edi Nurwiaji setelah upayanya meminta data otentik status tanah keluarga di Kantor Desa Sidoharjo terus menemui jalan buntu. Konflik transparansi ini memicu ancaman gugatan hukum jika pihak pemerintah desa tetap tidak kooperatif dalam membuka informasi publik terkait dokumen C desa. Transparansi Dokumen C Desa Sidoharjo Menjadi Pemicu Sengketa Waris Ketegangan menyelimuti pelayanan […]

expand_less