News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Koperasi » Koperasi Desa Merah Putih Jadi Senjata Prabowo Lawan Jeratan Lintah Darat

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Senjata Prabowo Lawan Jeratan Lintah Darat

  • account_circle Andika
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto akhirnya buka suara soal asal-usul Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Bukan gagasan yang muncul dalam semalam, proyek ini adalah buah dari pengalaman panjangnya saat masih berseragam tentara.

Prabowo bercerita, saat bertugas di pelosok negeri, ia sering mendapati warga yang hidupnya morat-marit. Bahkan, memori pahit melihat warga meregang nyawa karena kelaparan masih membekas kuat di ingatannya. Pengalaman miris itulah yang memicu niatnya untuk mengatrol ekonomi warga desa lewat jalur koperasi.

Akar Masalah di Pedesaan

Bukan cuma soal perut, Prabowo menyoroti musuh laten di tingkat desa: lintah darat. Warga yang terdesak kebutuhan seringkali terjebak utang dengan bunga mencekik. Kondisi ini membuat mereka makin sulit keluar dari kubangan kemiskinan.

“Kekuatan kita ada di desa-desa,” ujar Prabowo saat puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 di Jakarta, Senin (13/7/2026). Ia menegaskan bahwa kemandirian bangsa harus dimulai dari akar rumput.

Koperasi diyakini sebagai “vaksin” yang tepat untuk melawan para pengepul utang tersebut. Dengan wadah ini, akses modal warga diharapkan lebih mudah dan murah. Tidak perlu lagi lari ke rentenir yang justru bikin buntung.

Langkah Nyata di Lapangan

Sejauh ini, progres pembangunan koperasi tersebut terbilang ngebut. Laporan dari jajaran kementerian terkait menyebut, sudah ada belasan ribu unit yang berdiri. Tepatnya, 15.845 Koperasi Merah Putih sudah beroperasi penuh di berbagai daerah. Sementara itu, 19 ribu lainnya sedang dalam tahap pembangunan.

Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk memastikan kesejahteraan masyarakat rentan. Prabowo ingin rakyat kecil punya pegangan nyata agar tidak terus-terusan babak belur diterjang himpitan ekonomi.

Penulis

Penulis artikel tentang kebijakan publik, peristiwa lokal dan berita pemerintah daerah/pusat, pemerintahan desa dan regulasi regulasi terbaru

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Makan Bergisi di Blitar Carut Marut, Dua SPPG Gulung Tikar

    Program Makan Bergisi di Blitar Carut Marut, Dua SPPG Gulung Tikar

    • account_circle Andika
    • visibility 102
    • 0Komentar

        Desantara, Blitar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Blitar gulungtikar. Bukan sekadar isu teknis, dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Blitar tumbang hampir bersamaan, menimbulkan tanda tanya besar soal keseriusan negara menjamin hak gizi anak-anak di penghujung tahun anggaran 2025. Alarm Bahaya !  SPPG Pakunden Tutup Total dan SPPG Tanjungsari Dinyatakan […]

  • Memperkuat Partisipasi Dan Pemberdayaan Masyarakat

    Desa Mandiri: Saat RT, RW, dan Warga Pegang Kendali Pembangunan

    • account_circle Andika
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Pembangunan desa yang sukses dan berkelanjutan merupakan hasil visi bersama yang melibatkan peran aktif warga, pengurus RT/RW, hingga perangkat desa. Partisipasi masyarakat sejak tahap perencanaan sangat krusial untuk memastikan program yang disusun relevan dengan kebutuhan riil serta meningkatkan rasa memiliki. Proses ini dilaksanakan secara sistematis, mulai dari penggalian aspirasi di tingkat akar rumput hingga pengesahan […]

  • Problem Solving Bridge Challenge

    Peran Masyarakat dalam Pengawasan Dana Desa

    • account_circle Andika
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Dana desa adalah amanah besar bagi kemajuan desa. Keterlibatan aktif masyarakat dalam pengawasannya krusial untuk memastikan dana tersebut dimanfaatkan secara optimal, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan bersama.

  • Korupsi Dana Desa Pasuruan

    Korupsi Dana Desa Pasuruan Saiful Anwar Divonis Penjara Serta Denda Ratusan Juta

    • account_circle Andika
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Korupsi dana desa Pasuruan. Majelis Hakim Tipikor Surabaya menjatuhkan hukuman 2,5 tahun penjara kepada mantan Kades Ambal-Ambil atas penyelewengan dana desa tahun 2021-2022. Terdakwa diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp448 juta atau menghadapi tambahan masa hukuman satu tahun penjara. Putusan Hakim Terkait Kasus Korupsi APBDes Ambal Ambil Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi […]

  • Mendagri Beri Peringatan Keras Kepala Desa Soal Integritas dan Tata Kelola

    Mendagri Beri Peringatan Keras Kepala Desa Soal Integritas dan Tata Kelola

    • account_circle Andika
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Jakarta — Kabar penting bagi para perangkat desa di seluruh penjuru negeri. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) baru saja melontarkan sentilan keras terkait tuntutan profesionalisme di tingkat desa. Integritas dan pemahaman manajemen pemerintahan kini menjadi syarat mutlak bagi kepala desa agar tidak tersandung masalah di kemudian hari. Dalam arahannya, Mendagri menekankan bahwa posisi kepala desa bukan […]

  • Dampak Dana Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Sekitar

    Transformasi Dana Desa, Menjadi Desa Mandiri dan Sejahtera

    • account_circle Andika
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Dana desa telah menjadi instrumen penting dalam pembangunan di Indonesia. Artikel ini akan mengupas tuntas berbagai dampak positif dana desa terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar, mulai dari infrastruktur hingga ekonomi lokal dan pemberdayaan komunitas.

expand_less